Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Cara Mengatasi Anak HiperaktifReviewed by on.This Is Article AboutCara Mengatasi Anak HiperaktifMengatasi anak hiperaktif memang sulit. Tetapi, bila anda melakukan perubahan kecil dalam aktivitas rutin Anda dan anak Anda, maka tidak sulit mengubah anak hiperaktif menjadi anak yang penurut dan bijaksana. Baca terus tips berikut tentang cara mengatasi anak hiperaktif. Berurusan dengan anak hiperaktif adalah tugas yang menantang bagi kedua orang tua dan guru. Mereka harus […]

Mengatasi anak hiperaktif memang sulit. Tetapi, bila anda melakukan perubahan kecil dalam aktivitas rutin Anda dan anak Anda, maka tidak sulit mengubah anak hiperaktif menjadi anak yang penurut dan bijaksana. Baca terus tips berikut tentang cara mengatasi anak hiperaktif.

Berurusan dengan anak hiperaktif adalah tugas yang menantang bagi kedua orang tua dan guru. Mereka harus melakukan sesuatu setiap harinya. Beberapa anal menjadi hiperaktif karena bawaan dari lahir sementara ada juga anak yang hiperaktif karena ingin mendapatkan perhatian dari orang tua mereka. Meskipun mengatasi anak hiperaktif agak sulit, bukan berarti orang tua dan guru tidak bisa mengatur mereka dengan baik.

Berikut ini adalah 7 tips cara mengatasi anak hiperaktif bagi orang tua.

1. Bantu anak menjadi fleksibel: Ajarkan anak untuk disiplin dan pada saat yang sama berikan beberapa fleksibilitas juga. Pastikan dia tahu bahwa kapan saatnya untuk serius dan disiplin. Jangan buat hubungan Anda dan anak berdasarkan instruksi dan perintah. Luangkan waktu bersama anak, sebaiknya melakukan aktivitas di luar ruangan sehingga anak sepenuhnya bisa merasakan kenyamanan dan juga bisa memanfaatkan seluruh energinya.

cara-mengatasi-anak-hyperaktif
2. Alihkan perhatian anak ke arah yang benar. Tanamkan pikiran positif dan berikan kegiatan yang bermanfaat. Bantu anak untuk mengembangkan kreativitasnya dan libatkan ia dalam kegiatan yang bisa mengalihkan energinya dan membuatnya tetap fokus di kegiatan tersebut. Ingat, Anda perlu mengarahkan energi anak hiperaktif ke arah yang benar.

3. Coba metode penyembuhan alternatif. Libatkan anak Anda dalam latihan yoga dan meditasi. Latihan ini membantu anak tetap tenang dan berkonsentrasi pada kegiatan yang lebih positif dan secara bertahap membuatnya lebih tenang. Meskipun anak hiperaktif sulit untuk tenang, tetapi jika Anda membuatnya terlibat dalam kegiatan positif, hal tersebut dapat membantu dia fokus dalam kehidupan.

4. Bawa anak berjalan-jalan secara teratur. Penelitian yang ada membuktikan ternyata anak yang berjalan secara teratur bisa meningkatkan kekuatan dan konsentrasi.

5. Ajarkan latihan pernapasan pada anak. Ajarkan anak untuk mengambil napas dalam-dalam ketika ia merasakan kemarahan dan terlihat agresif. Jika Anda dapat mengajarkan ini pada anak, maka dia tidak akan memukul atau menyakiti orang lain atau dirinya sendiri. Teknik pernapasan memberikan lebih banyak oksigen ke otak yang bermanfaat untuk menenangkan diri anak.

6. Libatkan anak dalam tugas rumah tangga. Kegiatan bersih-bersih d rumah bisa dilakukan bersama-sama anak setiap hari atau di akhir pekan. Misalnya membersihkan rumah atau berkebun. Jika seluruh anggota keluarga terlibat, setiap orang akan menikmati dan pekerjaan pun cepat selesai, di waktu yang sama Anda juga bisa melibatkan anak dalam pekerjaan yang bermanfaat.

7. Ajak untuk membaca. Biarkan anak Anda untuk bersantai lalu bujuk untuk membaca sesuatu yang menarik. Sediakan bahan bacaan yang menarik dan biarkan ia memilih buku yang ingin dibaca.

Ingatlah bahwa ketika Anda bertemu dengan anak hiperaktif diperlukan kesabaran dan berusahalah menenangkan diri Anda sendiri terlebih dahulu. Berikan waktu yang berkualitas dengan anak, hal itu bisa membantu untuk memiliki hubungan yang baik dan sehat.

Subscribe

Terima kasih sudah membaca artikel mamaeka.com , silahkan bergabung bersama mamaeka.com melalui email dengan mengisi form dibawah ini.