Semakin Mudah dengan Google+ bahkan untuk Usia Remaja

Perkembangan Google+ semakin menjanjikan. Setelah beberapa waktu yang lalu goole mengembangkan fitur google plus ini dimana setiap akun gmail akan terintegrasikan dengan goole plus. Fungsinya jelas, untuk saling berbagi tautan link sebuah blog/website yang menarik kepada pengguna lainnya dengan lebih relevan dan manusiawi. Setidaknya ini adalah cara penangkal dalam kasus banyaknya kebijakan SEO Black Hat yang sering digunakan untuk menempatkan sebuah blog/website dihalaman pertama perncarian google.

Tidak hanya fitur google plus saja yang mulai dimaksimalkan oleh google, maka goole pun mengintegrasikan email penggunanya pada fitur-fitur yang banyak digunakan dan populer. Seperti blogspot dan youtube. Sehingga memudahkan pengguna gmail untuk mengakses ke beberapa situs yang telah diakuisisi google. Fitur ini sebenarnya memudahkan pengiklan untuk memperlihatkan iklannya pada pengguna gmail. Karena nantinya setiap kata kunci pencarian di google akan terintegrasi dengan email.

Tidak cukup sampai disitu saja, google kini memudahkan untuk menjaring pengguna email baru dengan menurunkan batas umur pembuatan email. Tentu ini berhubungan langsung dengan google plus. Dimana remaja umur 13 tahun di Amerika boleh bergabung google plusnya sendiri. Namun kekhawatiran akan adanya hal yang bersifat melanggar hukum yang dapat diakses remaja. Menurut Bradley Horowitz, “Dengan Google+ kita dapat membantu remaja koneksi online yang lebih berarti”

Google sendiri telah membuat beberapa kebijakan dan peraturan, jika seseorang mengakses google+ jika mereka memasukkan tanggal lahir sesuai yang ada dan termasuk remaja.

1. Untuk berbagi, dalam “circles” google menciptakan peraturan akankah akan dilihat untuk publik atau tidak. Dan juga dapat diatur untuk dilihat oleh “circles” tertentu.

2. Untuk profile yang dapat terlihat oleh publik hanyalah untuk umur orang dewasa. Atau kamu dapat mengubah dalam settingan google+

Di Amerika sendiri ada undang-undang COPPA (Children’s Online Privacy Protection Act) dimana untuk akses hal privasi remaja harus disertai kontrol orang tua. Di Indonesia sendiri belum ada kebijakan google akan membuka untuk remaja atau tidak. Karena sebagian besar google plus Indonesia digunakan oleh orang dewasa, pebisnis online, dan blogger. Jangan khawatir jika nantinya google+ ini akan membuat kebijakan yang sama untuk Indonesia.

Subscribe

Terima kasih sudah membaca artikel mamaeka.com , silahkan bergabung bersama mamaeka.com melalui email dengan mengisi form dibawah ini.