Waspada Penyakit Cacar Air Pada Anak dan Balita

Waspada Penyakit Cacar Air Pada Anak dan BalitaReviewed by on.This Is Article AboutWaspada Penyakit Cacar Air Pada Anak dan BalitaPenyakit cacar air juga dikenal dengan istilah Varicella yaitu infeksi yang sangat menular disebabkan oleh virus Varicella Zoster. Penyakit cacar air ini membuat penderitanya mengalami ruam melepuh yang pertama kali muncul pada wajah, leher dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Cacar air menyebar dengan cepat dengan perantara udara melalui bersin, batuk dan kontak langsung dengan […]

Penyakit cacar air juga dikenal dengan istilah Varicella yaitu infeksi yang sangat menular disebabkan oleh virus Varicella Zoster. Penyakit cacar air ini membuat penderitanya mengalami ruam melepuh yang pertama kali muncul pada wajah, leher dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Cacar air menyebar dengan cepat dengan perantara udara melalui bersin, batuk dan kontak langsung dengan kulit penderita. Penyakit cacar air memiliki masa inkubasi antara 10 – 21 hari yaitu ruam akan muncul pada hari ke 10 – 21 hari setelah penderita terinfeksi virus.

Penderita cacar air lebih banyak pada anak-anak dan balita. Walaupun tidak sedikit kasus yang menyerang orang dewasa bahkan ibu hamil. Gejala cacar air pada anak dan balita hampir sama, berikut penanganan cacar air.

penyakit-cacar-air-pada-anak-balitaCacar Air Pada Anak Di Bawah 12 Tahun

Cacar air pada anak menyebabkan ruam dan membuat kondisi anak menjadi tidak sehat. Jarang terjadi komplikasi serius kecuali pada anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Kebanyakan anak mengalami cacar pada tahap tertentu. Sistem kekebalan tubuh pun membuat antibodi selama infeksi. Inilah yang melawan virus dan memberikan kekebalan tubuh seumur hidup. Oleh karena itu, sangat jarang orang yang mengalami penyakit cacar lebih dari satu.

Gejala Cacar Air Pada Anak:
1. Demam, nyeri dan sakit kepala menyerang, satu atau dua hari sebelum ruam muncul
2. Muncul ruam, bintik kecil yang melepuh dan gatal. Bisa muncul di bagian tubuh mana saja
3. Batuk kering dan sakit tenggorokan

Terjadinya Komplikasi:
Cacar air pada anak bisa menyebabkan komplikasi seperti berikut:
1. Bekas luka yaitu bintik-bintik karena kebiasaan menggaruk
2. Kulit memerah dan perih karena infeksi beberapa bakteri
3. Infeksi telinga
4. Pneumonia dan radang otak (ensefalitis)

Meskipun jarang terjadi komplikasi serius, tetap waspada adalah yang terbaik. Temui dokter anak bila ada gejala yang mengkhawatirkan, seperti masalah pernapasan, kejang-kejang, kaki lemah, sakit kepala dan ruam yang parah

Pengobatan cacar air pada anak bertujuan untuk mengurangi gejala dan membuat anak nyaman sambil sistem kekebalan tubuhnya melawan virus. Berikut langkah pengobatan cacar air pada anak:
1. Berikan obat demam panas bila terjadi demam;
2. Berikan obat penenang / obat tidur sesuai dosis sebelum tidur agar anak tidak merasakan gatal
3. Potong kuku pendek agar saat menggaruk kulit anak tidak luka
4. Berikan air putih untuk mencegah dehidrasi
5. Jangan menggunakan kipas untuk mendinginkan anak, buka saja jendela kamar atau pasang kipas di sisi ruangan lain

Cacar Air Pada Balita

Cacar air pada balita juga menimbulkan ruam, dimulai dengan bintik merah kecil yang lepuh. Bintik yang mungkin paling sakit berada di kulit kepalanya, mulut, tenggorokan atau di sekitar kelamin. Bawa bayi ke dokter untuk diperiksa, apalagi jika bayi berumur kurang dari empat minggu. Melakukan kontak dengan siapa pun bisa menyebabkan komplikasi berbahaya.

Berikut pengobatan cacar air pada balita:
1. Jika bayi berusia 3 bulan atau lebih, sudah bisa memberikan obat penurun demam yang disesuaikan dengan dosis
2. Berikan banyak cairan untuk mencegah dehidrasi
3. Untuk menenangkan daerah yang gatal, bisa menggunakan lotion calamine atau memberikan soda karbonat di bak mandi. Fungsinya untuk meringankan rasa gatal
4. Jaga kuku bayi agar tidak menggaruk sendiri
5. Pakaikan bayi pakaian katun longgar untuk mendinginkan kulitnya dan mengurangi gatal

Inilah beberapa pengobatan cacar air pada balita yang bisa dilakukan di rumah.

Subscribe

Terima kasih sudah membaca artikel mamaeka.com , silahkan bergabung bersama mamaeka.com melalui email dengan mengisi form dibawah ini.